Satu Platform Beragam Misi, PTDI Kirim NC212i Troop Transport, Rainmaking dan Camera untuk TNI AU

man-headphones

CN, Bandung - PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) kembali melaksanakan pengiriman 1 (satu) unit pesawat NC212i dengan konfigurasi khusus untuk misi Troop Transport, Rainmaking & Camera sebagai bagian dari pemenuhan kontrak pengadaan 9 (sembilan) unit NC212i dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk end userTNI AU. 

Pesawat NC212i unit ke-8 yang dikirimkan hari ini telah melaksanakan ferry flight dari hanggar Delivery Center PTDI, Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Hal ini merupakan komitmen PTDI dalam mendukung penguatan kesiapan operasional TNI AU melalui penyediaan pesawat yang sesuai dengan kebutuhan misi. 

Pesawat NC212i berkonfigurasi Troop Transport, Rainmaking & Camera dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional, mulai dari angkut personel, pelaksanaan operasi weather modification, hingga misifoto udara. Konfigurasi khusus ini mencerminkan fleksibilitas platformNC212i yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, sehingga mampu menjalankan beragam misi secara efektif. Guna meningkatkan performa dan kenyamanan operasional, pesawat NC212i ini juga telah dilengkapi dengan baling-baling MTV-27 produksi MT Propeller, Jerman, yang telah tersertifikasi oleh EASA. Baling-baling tersebut menawarkan berbagai keunggulan, antara lain tingkat kebisingan yang lebih rendah, performa yang lebih stabil saat pesawat beroperasi dengan single enginepada ketinggian, serta proses engine start yang lebih halus tanpa menimbulkan hentakan. Didukung kompatibilitas yang telah teruji dengan mesin Honeywell TPE331, baling-baling MTV-27 mampu meningkatkan performa pesawat dengan tingkat getaran dan kebisingan yang lebih rendah, sehingga memberikan kenyamanan dan efisiensi operasional yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana beserta tim program NC212i meninjau langsung persiapan pesawat dengan tail number AX-2135 yang selanjutnya akan dioperasikan oleh Skadron Udara 4, Malang. Pesawat yang diterbangkan oleh Letkol Pnb Andika Ardyagana sebagai Pilot in Command Ferry, serta Kapten Irvan Fajarsebagai Copilot. Sebelumnya, pesawat ini telah memperoleh Flight Acceptance Certificate pada tanggal 9 Juli 2026.

”Alhamdulillah, hari ini kita akan melakukan ferry flight. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendeliver pesanan dari Kemhan RI. Ini merupakan unit ke-8 dari 9 (sembilan) yang di order. Insya Allah, ini akan memperkuat kekuatan TNI AU yang bermarkas di Malang dan menjadi sesuatu untuk bisa mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia. Semoga proses ferry flight dari Bandung ke Malang berjalan dengan lancar, kru sehat selalu, serta selamat sampai di Malang,” ujar Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, Kamis (30/7/2026).

Sementara Letkol Pnb Andika Ardyagana mengatakan, untuk performa pesawat, kemarin kami melaksanakan pengembangan. Alhamdulillah,dapat mencapai kemampuan maksimumnya sehingga nanti setelah pelaksanaan ferry flight, kemudian dilaksanakan penerimaan oleh Kemhan RI maupun oleh TNI AU. “Harapan kami, pesawat ini akan menambah kekuatan TNI AU untuk menjaga kedaulatan RI. Kami dari TNI AU juga berharap semoga ke depan PTDI semakin besar dan mampu mendukungsegala program Pemerintah dan dapat melengkapi kebutuhan pertahanan negara Indonesia untuk Indonesia Maju,” tuturnya.

Kedelapan unit pesawat NC212i yang telah dikirimkan PTDI kepada TNIAU dikonfigurasikan sesuai  kebutuhan operasional, meliputi Troop Transport, Rainmaking & Camera, serta Navigation Training. Keberagaman konfigurasi tersebut mencerminkan kemampuan platform NC212i untuk mendukung berbagai kebutuhan misi, sekaligus menunjukkan kapabilitas PTDI dalam menghadirkan solusi kedirgantaraan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Adapun satu unit pesawat NC212i lainnya dijadwalkan akan diselesaikan dan dikirimkan pada Oktober 2027.

Dengan demikian, PTDI akan menuntaskan seluruh pemenuhan kontrak pengadaan sembilan unit pesawat NC212i bagi Kemhan RI untuk end user TNI AU, sebagai bagian dari komitmen Perusahaan dalam mendukung penguatan kemampuan operasional pertahanan udara nasional.

Terpopuler

To Top