Tekan Angka Kecelakaan Angkutan Barang, Pemerintah Segera Terapkan Zero ODOL Sebelum 2027

man-headphones

CN, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan penerapan bebas kendaraan angkutan barang kelebihan muat atau over dimension over loading (ODOL)/zero ODOL akan secepatnya diberlakukan untuk menekan terjadinya kecelakan angkutan barang di jalan. 

Saat ini, Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan rencana penerapan penertiban karena dalam penerapan zero ODOL tidak bisa dilakukan hanya oleh Kementerian Perhubungan saja. 

“Ada pihak lain yang terkait, turut serta mendukung realisasinya, seperti Korlantas Polri dan PT Jasa Marga (Persero). Sejauh ini, Korlantas Polri telah melakukan sosialisasi terhadap kendaraan angkutan barang,” ungkap Menhub Duddy di Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Menhub Duddy mengakui penerapan zero ODOL akan mundur dari yang ditargetkan sebelumnya. Masih diperlukan waktu lebih untuk sosialisasi sehingga penerapannya benar-bener efektif.

"Mundur namun optimistis tidak sampai 2027, karena kalau terus mundur maka, kita akan memberikan peluang terjadinya kecelakaan yang melibatkan ODOL maupun kendaraan pribadi," tuturnya.

Menhub Duddy menambahkan, hal lain yang juga menjadi perhatian adalah masih dilakukannya persiapan sarana dan prasarana seperti Wight in Motion (WIM).

"Kemudian dari pihak Jasa Marga juga masih membutuhkan waktu untuk menyiapkan sarana WIM, pemasangan alat-alat yang dibutuhkan berkaitan dengan pengkinian data," jelasnya.

Menhub Duddy menjelaskan bahwa, penerapan zero ODOL ini masih belum berjalan karena menunggu kesiapan dari stakeholder terkait yang turut serta aktif membantu penataan ODOL.

Terpopuler

To Top